5 Manfaat Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Remaja

Kumpulan Para Remaja

Mendapatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi di usia remaja sangat penting. Soalnya, masa remaja adalah waktu terbaik untuk membangun kebiasaan baik, mulai dari menjaga kebersihan serta edukasi mengenai fungsi reproduksi. 

Pengetahuan reproduksi seringnya hanya dianggap sebatas masalah seksual saja. Alhasih, banyak orang tua merasa tidak nyaman untuk membicarakan masalah ini pada remaja. 

Padahal, edukasi kesehatan reproduksi sejak remaja akan membawa remaja pada hubungan yang sehat dan lebih berdaya. Apa saja manfaat memberikan edukasi kesehatan reproduksi  remaja?

Kumpulan Para Remaja
Kumpulan Para Remaja

Manfaat Edukasi Kesehatan Reproduksi Bagi  Remaja

Kurangnya edukasi terhadap hal yang berkaitan dengan reproduksi bisa memicu terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Mulai dari penyakit menular seks, kehamilan di usia muda, hingga aborsi yang berakibat pada hilangnya nyawa remaja.

Pada dasarnya, remaja perlu memiliki pengetahuan seputar kesehatan reproduksi. Tak hanya untuk menjaga kesehatan dan fungsi organ tersebut, informasi yang benar terhadap pembahasan ini juga bisa menghindari remaja melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Apa saja manfaat edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja?

  1. Mengenal sistem reproduksi dengan baik

Edukasi yang tepat akan membawa remaja pada pengenalan terhadap sistem, proses, serta fungsi alat reproduksinya. Informasi yang baik ini akan membantu remaja terhindar dari sumber-sumber yang salah kaprah. 

Mendapatkan edukasi yang benar juga bisa membantu remaja menjadi agen edukasi buat teman-temannya. Semakin banyak remaja yang tidak gagal paham mengenai kesehatan reproduksi, maka semakin sedikit pula remaja yang terlibat dalam pergaulan yang merugikan.

  1. Terhindar dari penyakit menular seks

Pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi yang baik akan membuat remaja terhindar dari penyakit menular seks. Berdasarkan data kesehatan dari Kementerian dan Kesehatan (Kemenkes) pada tahun 2020, disebutkan kalau  2,5 remaja Indonesia terinfeksi penyakit menular seksual pranikah. Sebanyak 0,7 persen remaja perempuan telah melakukan hubungan seks pranikah, sedangkan untuk remaja laki-laki berada di angka 4,5 persen.

  1. Menjadi pribadi yang bertanggung jawab

Memiliki pengetahuan yang tepat terhadap proses reproduksi, serta cara menjaga kesehatannya, dapat membuat remaja menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Ini terutama mengenai proses reproduksi, dan dapat berpikir ulang sebelum melakukan hal yang dapat merugikan.

  1. Memiliki hubungan yang sehat

Pendidikan seks dapat membawa remaja pada pengetahuan dan pengambilan keputusan yang tepat ketika memasuki usia dewasa kelak. Mereka dapat lebih memiliki hubungan yang sehat, membuat keputusan tepat berdasarkan informasi akurat terkait seks, dan berpikir kritis.

  1. Tahu kapan berkata “tidak”

Remaja yang mendapatkan edukasi yang baik terkait kesehatan reproduksi, akan tahu kapan harus berkata tidak. Informasi mengenai kesehatan reproduksi yang benar pada remaja, akan membantu remaja untuk membuat keputusan yang baik terkait relasi dan aktivitas seks. 

Baca Juga :  Prosedur dan Manfaat Pemeriksaan Anti TPO

Itulah informasi mengenai manfaat memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi bagi remaja. Kalau kamu punya pertanyaan seputar masalah kesehatan reproduksi, tanyakan saja langsung ke Dokter Spesialis Terdekar rumah anda. 

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim 

Artikel anda ingin di muat di dailyhospital.id? Silahkan Register disini atau hubungi : halo@medicaltourism.id  untuk kerjasama & partnership

Related Articles

Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *